
Berantakan
Huaaaa ancur banget ni desktop,, menandakan akhir-akhir ini aku lagi gak fokus untuk ngebenerin all of my stuff. Selain desktop si handphone pun gak kalah ketinggalan berantakan, karena inboxnya sekarang udah 1173 (harus segera dihapusin, sebelum nge-hang).
Ok that’s all. But someday i will posting about “the tidy of me”.
Categories: Cerita
Tagged: berantakan, desktop
Akhir-akhir ini sepertinya aku terlalu banyak menghabiskan waktuku didepan komputer, mulai dari ngerjai
n tugas, ngenet, nulis atau apapun itu. Komputer sudah serasa menjadi dunia baru buatku, jadi walaupun sehari aku gak ngobrol ma temenku sepertinya gak masalah asalakan aku masih bisa chatting ma orang lain. Wah-wah, bener-bener parah dan harus diwaspadai bahwa ini mungkin gejala anti sosial yang harus segera dimusnahkan. Keadaan ini (walaopun menyenangkan) tapi ternyata membuat hatiku tidak nyaman, sepertinya ada sebuah kewajiban yang aku tinggalkan jika aku selalu berkutat dengan kehidupanku sendiri.
Islam adalah agama yang rahmatan lil ‘alamin, sehingga tidak bisa jika kita meninggalkan satu sisi kehidupan dan mengambil sisi kehidupan yang lain. Karena seorang pahlawan itu adalah orang yang tidak hanya hebat di luar tapi juga hebat saat dia bersama orang-orang terdekatnya (Anis Matta). Jadi kalo masih ada satu sisi kehidupan yang ternyata luput dari perhatian kita, maka kita harus berpikir ulang apakah indahnya Islam sudah kita wujudkan dari akhlak kita?
“Dan berbuat baiklah kepada ibu-bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat den tetangga yang jauh” (An Nisa’:36)
Dari ayat diatas diperlihatkan bahwa kita punya banyak sekali kewajiban mulai dari berbuat baik kepada ibu-bapak (keluarga kita), karib kerabat (saudara, temen dekat kita), anak-anak yatim dan orang-orang miskin (orang-orang yang membutuhkan kepedulian kita), tetangga dekat (tetangga dekat rumah kita) dan tetangga jauh (yah mungkin temen-temen kita di dunia maya bisa dianggap tetangga jauh).
Ada sebuah pendapat bahwa orang yang terlalu hobby bergaul di dunia maya biasanya menjadi apatis di dunia nyata. ini adalah hal yang seharusnya tidak pernah terjadi pada kita, karena islam mengajarkan pada kita bahwa lakukanlah sesuatu dengan seimbang dan tidak berlebih-lebihan.
Berikut ini akan disebutkan beberapa keutamaan memuliakan tetangga beserta ancaman yang melalaikannya. Diantaranya sebagai berikut:
a. Wasilah meraih iman yang sempurna.
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلاَ يُؤْذِي جَارَهُ
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat maka janganlah ia menggangu tetangganya.” (H.R. Al Bukhari no. 6136 dan Muslim no. 48, dari sahabat Abu Hurairah )
Bisa disimpulkan dari hadits di atas, bahwa perbuatan buruk terhadap tetangga dapat mengurangi nilai iman dia kepada Allah dan hari kiamat. Bila ia menyakini perbuatan mengganggu tetangga adalah halal (boleh), maka bisa menyebabkan batalnya nilai iman dia secara total (kufur).
b. Menjadi sebaik-baik tetangga di sisi Allah
خَيْرُ الأَصْحَابِ عِنْدَ اللهِ خَيْرُهُمْ لِصَاحِبهِ، وَخَيْرُ الْجِيْرَانِ عِنْدَ اللهِ خَيْرُهُمْ لِجَارِهِ
“Sebaik-baik teman di sisi Allah adalah orang yang paling baik terhadap temannya, dan sebaik-baik tetangga di sisi Allah adalah orang yang paling baik terhadap tetangganya.” (H.R. At Tirmidzi, dari sahabat Ibu Umar, dishahihkan Asy Syaikh Al Albani dalam Al Adabul Mufrad no. 115 )
Dapat disimpulkan pula dari hadits diatas, barang siapa yang tidak memuliakan (peduli) tetangganya maka ia akan menjadi calon tetangga yang paling buruk di sisi Allah .
c. Wasilah untuk meraih Al Jannah.
Rasulullah bersabda:
لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ لاَيَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ “Tidak akan masuk Al Jannah, barang siapa yang tetangganya tidak merasa aman dari gangguannya“. (H.R. Muslim), juga dalam riwayat Al Bukhari, Rasulullah bersumpah: “Tidaklah beriman kepada Allah” (sebanyak tiga kali).” Salah seorang sahabatnya bertanya: “Siapa itu wahai Rasulullah ? Beliau menjawab: “Barangsiapa yang tetangganya tidak merasa aman dari gangguannya.”
Sungguh ada seorang wanita di jaman Rasulullah yang rajin shalat malam dan shaum di siang harinya, namun tetangganya tidak merasa aman dari kejelekan lisannya. Kabar itupun terdengar oleh Rasulullah , maka beliau bersabda: “Tidak ada kebaikan bagi dirinya. Dan ia kelak masuk dalam An Naar (neraka).” (Al Adabul Mufrad no. 119, dishahihkan Asy Syaikh Al Albani)
Nah, temen-temen, apalagi yang hobby bermain di dunia maya jangan sampai kita melupakan interaksi sosial yang leih wajib kita tunaikan. Semoga kita senantiasa bisa menjalankan kewajiban-kewajiban kita didunia ini.
Nice for sharing
Categories: Islam
Tagged: An-Nisa:36, keutamaan memuliakan tetangga, tetangga

*Klik gambar untuk mendaftar*
Udah tau kan tentang YES2009, kalau masih bingung apa itu YES2009 silakan baca postingan sebelumnya. Pada awalnya pendaftaran untuk program ini udah ditutup akhir oktober kemarin, tapi kebijakan baru dari panitia proses pendaftaran diperpanjang sampai hari minggu, 8 November 2009. So, masih ada waktu untuk memenangkan tiket gratis dan bertemu dengan 499 pemuda se-ASEAN lainnya, jalan-jalan ke Malaysia (apalagi bagi yang belum pernah), dapat pengalaman berharga, ketemu dengan para pembicara-pembicara yang dahsyat. Tentu ini akan membawa perubahan yang positif, entah itu buat diri kita sendiri atau untuk masyarakat sekitar kita.
Disini saya mau ngasih sedikit tips untuk dapat memenangkan salah satu tiket menuju YES2009, tapi tips ini tidak bergaransi lho
1. Pahami dulu apa itu YES2009, jadi paling gak kita tahu apa yang sebenarnya mau kita ikutin. Bagi yang belum tahu baca saja postingan saya sebelumnya.
2. Luruskan niat, yah menurut saya ini penting sehingga akan melahirkan perasaan nothing to loose. Jadi tidak akan terlalu kecewa jika gagal dan tidak terlalu senang jika berhasil. Allah menyukai sesuatu yang seimbang, jadi gak usah berlebih-lebihan
.
3. Tertarik? Silakan SIGN UP ke sini , pada saat SIGN UP silakan isi data-data yang memang diperlukan.
4. Kemudian silakan cek email anda, karena akan ada verifikasi yang masuk ke email yang tadi anda daftarkan. Klik link tersebut.
5. Setelah anda klik, maka anda akan kembali masuk ke halaman SEAchange. Kemudian pilih menu HOW TO WIN FREE TRIPS TO YES2009.
6. Silakan isi 3 pertanyaan yang ada disana. Anda bisa menjawab dengan bahasa inggris ataupun bahasa Indonesia, silakan pilih aja bahasa yang anda kuasai dengan baik sehingga anda dapat dengan baik pula menyampaikan gagasan anda.
7. Ini bagian paling penting INCREASE YOUR CHANCES TO WIN. Inilah yang akan jadi penilaian utama apakah anda akan mendapatkan tiket gratis atau tidak, baca dan pahami baik-baik intruksinya. Ada 4 kontes yang disediakan oleh panitia :
Keep reading →
Categories: Activity
Tagged: Malaysia, promosi, tips, win, YES2009
*klik gambar untuk mendaftar*
Acara YES2009 ini baru pertama kali diadakan di ASEAN dan kebetulan bertempat di Kuala Lumpur, Malaysia. Tentu saja acara ini tidak diselenggarakan tanpa alasan. Silakan baca latar belakang diselenggarakan acara ini :
The Youth Engagement Summit (YES2009) is a platform to create a cadre of engaged, active youth leaders dedicated to making positive changes happen in their communities and in the world. Youths are not just leaders of the future, they are today’s leaders in their own schools and communities.
Hence, it is with this in mind that the Youth Engagement Summit has been established to bring together youths, active youth leaders, world leaders in business, government, entertainment, and the general public to a platform where opinions, discussions and experiences can be shared.
The 2-day summit which is hosted in Kuala Lumpur this November, brings together some of the most inspiring, engaging Global Change Icons.
Nah intinya ini adalah konferensi pemuda se-ASEAN, yang nantinya akan menjadi agen perubahan positif di negara masing-masing. Info lebih lengkap tentang acara ini bisa dilihat di http://yes2009.asia/.
Diantara jutaan pemuda di ASEAN, akan diambil 500 orang pemuda yang akan menghadiri konferensi ini pada tanggal 16 dan 17 November 2009 di KL Malaysia. Penyelenggara berharap bahwa akan ada 1.000.000 pemuda ASEAN yang akan mendukung kampanye positif ini dengan ikut mendaftar ke http://indonesia.youthsays.com/seachange/go/zCD. Tema YES2009 ini adalah CHANGE, atau berubah. Tidak heran tema inilah yang diangkat, karena ternyata salah satu inspirator kenapa acara ini diselenggarakan adalah Barrack Obama hehe
Keep reading →
Categories: Activity
Tagged: CHANGE, KL, Malaysia, SEACHANGE, YES2009, youth
Application deadline
Partnership track: December 10, 2009 for the 2010-11 academic year.
Informasi lebih lanjut http://www.imf.org/external/oap/partguide.htm
Eligibility requirements
Target countries: Under current program guidelines, candidates must be a national of one of the following countries:
Bangladesh, Bhutan, Cambodia, China, India, Indonesia, Kazakhstan, Kyrgyz Republic, Lao P.D.R., Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, Nepal, Pacific Island Countries, Papua New Guinea, Philippines, Sri Lanka, Tajikistan, Thailand, Timor-Leste, Turkmenistan, Uzbekistan, and Vietnam.
Work: Candidates should also currently work for one of the following or related agencies:
central bank, ministry of economy, ministry of finance, ministry of planning/development, ministry of trade/commerce, tax administration, or national statistics bureau. The program will also consider officials working in other areas of government that have a significant impact on the formulation or implementation of macroeconomic policy.
Education background: Candidates must have a Bachelor’s degree or an equivalent with at least 16 years of formal education. Names of schools and attending dates beginning from primary school must be listed in the application. In some cases, 15 years of formal education may be accepted if there is an official explanation (a country’s particular educational system or other exceptional circumstances).
English proficiency: Applicants must have an English language proficiency, which needs to be demonstrated as equivalent to or more than an official TOEFL score of 550, CBT213, or iBT79-80. If TOEFL scores are not available, then an overall IELTS score of at least 6.0 can be substituted.
- Completed application form: The applicant for the partnership track is requested to apply through the online application system. (The on-line application will be made available by the mid-October, 2009.) The blank application form
can be reviewed for reference only.
- Official transcripts and official copies of diplomas or degree certificates from all undergraduate and graduate schools: An official copy means a certified copy of the original document with an official seal obtained from the administration office of the university attended. Copies attested by organizations/persons not having notarized/legal bearing will not be accepted.
- Two reference letters: References should be from applicants’ supervisor at work and/or an academic advisor or professor.
- TOEFL/IELTS certificate (if available): The TOEFL/IELTS test score must be from an examination taken after December 10, 2007. If a score is unavailable, the applicant will be requested to sit for a TOEFL/IELTS examination prior to receiving a final decision on the scholarship award.
All submitted application material must be presented in English or be accompanied by an official English translation. The material will be considered under the control of the IMF and provided to the relevant school(s) and the Government of Japan as it sees appropriate. None of the material will be returned to applicants.
Categories: Beasiswa
Tagged: Beasiswa, beasiswa ekonomi, beasiswa IMF
Deadline 18 Oktober 2009 (yang berminat silakan dicoba)
Chevening Scholarship and Fellowships are highly prestigious awards funded by the Foreign and Commonwealth Office and administered by the British Council. The programme offers outstanding graduates and young professionals, for international students who wish to study in the United Kingdom (UK) universities.
The awards are made for one year’s formal study for a postgraduate qualification or for a shorter period of not less than three months to pursue private study or research at a university or similar institution in the UK.
The scholarship includes:
* a return economy airfare to the UK from any Australian city
* all compulsory academic fees
* monthly stipend
* book allowance
* thesis allowance
Candidates should have a strong undergraduate degree (emphasis is placed on applications with First or Second Class Honours). Applicants must be citizens or permanent residents of Australia.
Chevening scholarships are targeted towards a broad range of fields and disciplines. Priority is given to the following areas:
* Science and innovation
* New and renewable energy resources and energy security
* Global environmental issues
* Science policy
* Sustainable development
* Human rights
* Political science
Application Deadline: 18 October 2009
Application
Important information for all applicants
* Applications for Chevening Scholarships for study in the 2010/11 academic year open on Saturday 1 August. The application deadline is midnight Sunday 18 October.
* Applications will ONLY be accepted via the new online application system. For further details on how to submit your application, and to complete the online application procedure, please go to https://www.chevening.fco.gov.uk/CheveningApplications/ca_start.aspx
* No late applications will be accepted.
* In your application you will be asked to list contact details for two referees. Note, referees should be professional and/or academic.
* A Medical Form is only required once an award has been made.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai beasiswa ini silakan kunjungi http://www.britishcouncil.org/au-educationuk-scholarships-postgraduate-chevening_scholarships.htm
regard,
risna
Categories: Beasiswa
Tagged: Beasiswa, beasiswa 2009, beasiswa 2010, chevening, chevening 2010 2011, scholarship, UK
Opini : Dari seseorang yang bukan pakar.
Sebenarnya fenomena ini sudah ada sejak bertahun-tahun yang lalu, tak hanya di bangku kuliah aja tentunya tapi juga di bangku-bangku yang lain (SMP, SMA). Fenomena ini tak jarang kita temui dalam keseharian kita, apalagi bagi mereka-mereka yang masih setia duduk untuk menuntut ilmu di dunia pendidikan formal. Fenomena ini adalah fenomena mengejar nilai. Sebuah fenomena yang sangat kontras sekali dengan tujuan awal sebuah pendidikan yang seharusnya adalah mengejar ILMU dan membentuk MENTAL (menurutku).
Akhir-akhir ini fenomena mengejar nilai cukup aku rasakan dalam setiap kuliah yang kulakukan semester ini. Karena hampir setiap mata kuliah yang kuambil memberikan presentasi nilai untuk “memberikan pendapat” dan “bertanya”, jadilah semua mahasiswa (katakanlah sebagian besar) berlomba-lomba untuk mengumpulkan nilai sebanyak-banyaknya. Karena banyak bertanya = banyak nilai dan banyak berpendapat = banyak nilai. Sepertinya ini mazhab baru yang mulai dianut dikelasku yang dulunya biasa-biasa (baca : orang-orangnya males nanya dan males berpendapat) sudah mulai berganti. Lalu apakah point-point nilai ini adalah sesuatu yang burukkah untuk dunia pendidikan? Ataukah itu sesuatu yang wajar untuk mendorong mahasiswa lebih aktif?
Aku mulai berpikir negatif bahwa yang sekarang sedang dikejar didunia pendidikanku ini adalah nilai, nilai dan nilai. Semua perubahan positif ini berakar pada tujuan untuk medapatkan nilai yang baik, walaupun pada akhirnya ilmu kita akan lebih bertambah saat kita menjadi aktif. Tapi apakah begini pendidikan mengajarkan kita untuk bersikap?? Apalagi ini adalah sebuah Perguruan Tinggi, dimana seharusnya setiap orang sudah diperlakukan dengan dewasa, sudah semakin sadar bahwa mencari ilmu tidak lagi berujung pada mencari nilai tapi berujung pada pemanfaatan ilmu tersebut.
Untuk apa sebenarnya sebuah pendidikan? Seharusnya pendidikan tidak hanya sebuah kompetisi mengejar nilai, tapi juga mengejar ILMU dan membentuk sebuah MENTAL. Seharusnya pendidikan jugalah yang mengajarkan bagaimana sebuah nilai hanyalah reward atas kerja keras dan usaha yang kita lakukan dan bukan tujuan final yang harus kita capai. Seharusnya pendidikan jugalah yang menanamkan sebuah mental “selalu ingin tahu” bukan sebuah mental “menjadi nomor satu”. Pendidikan seharusnya tidak membuat sebuah nilai menjadi parameter utama, tidak menjadikan nilai satu-satunya pembanding untuk memebedakan kelas seseorang. Pendidikan harusnya menjadi tempat yang nyaman bagi para pembelajar untuk selalu mengembangkan potensinya, berkompetisi secara sehat , meningkatkan kepekaan akan realita yang sekarang terjadi masyarakat dan berusaha menyelesaikan permasalahan yang sekarang terjadi dalam masyarakat .
Pada akhirnya kita tak bisa menyalahkan saat seorang direktur akan lebih dihormati oleh masyarakat dibandingkan dengan seorang tukang kebun. Seorang presiden harus memiliki perlakuan yang lebih istimewa dibanding yang lain. Seorang anggota DPR yang harus punya tunjangan hidup tinggi sebagai fasilitas atas apa yang mereka kerjakan. Kita juga tak bisa menyalahkan saat seseorang lulusan S2 lebih punya kesempatan untuk hidup layak dibanding mereka yang hanya lulusan SD. Kita tak bisa menuntut masyarakat untuk melihat bahwa semua orang itu adalah sama ataupun melihat bahwa kita ini sebenarnya sama dengan orang lain. Bagaimanapun juga seseorang akan lebih senang melihat suatu parameter yang terukur.
Lalu bagaimana dengan posisiku? Menurutku saat ini aku adalah korban sebuah system. Karena saat ini aku memang tidak punya sebuah kapabilitas yang membuatku bisa merubah keadaan, ataupun sebuah kapabilitas untuk mengubah pandangan masyarakat. Jika memang masyarakat menghargai sebuah nilai, maka aku akan berusaha mencari nilai yang terbaik yang bisa kuusahakan. Aku masih terlalu dangkal dalam mengamati fenomena ini, masih butuh banyak belajar untuk menarik kesimpulan dan memberikan solusi. Ini adalah sebuah pandangan sementara dariku dan tentu saja bisa berubah seiring waktu berjalan nanti, hmmm jadi teringat film “DRAGON SAKURA”. Semoga wajah pendidikan di Indonesia bisa mengarah kearah yang lebih baik lagi.
Categories: Opini
Tagged: dragon sakura, nilai, pendidikan, pendidikan indonesia

Melewatkan kesempatan mungkin rasanya sama kayak kita yang melewatkan acara TV Favorit, melewatkan nonton LIVE Pertandingan Bola Piala Dunia, atau melewatkan jadwal kereta atau juga melewatkan waktu sholat. Yah apapun yang menurut kita berharga, tentu akan sangat sedih saat kesempatan itu pergi begitu saja. Tapi terkadang penyesalan karena melewatkan kesempatan tidak sebesar melewatkan acara TV Favorit kita lho, kok bisa? Ya, masalah utamanya adalah terkadang kita tidak tahu bahwa kita sudah melewatkan kesempatan itu. Ketidaktahuan itulah yang membuat kita tidak merasa menyesal.
Pernah dengar kata pepatah “Kesempatan tidak akan datang Dua kali”, menurut saya itu benar sekali, bahwa kesempatan tak akan selalu berada dipihak kita. Dengan menyadari itu harusnya kita lebih peka lagi dengan kesempatan-kesempatan yang mungkin ada dan memaksimalkannya. Lalu bagaimana jika ada orang yang berargumen bahwa “semua yang terjadi pada kita sudah ada ketentuannya dan digariskan oleh Allah”, yes it’s absolutely right selama itu tidak pernah menjadi alasan bagi kita untuk tidak berusaha. Kalo kita mau menengok lebih jauh di Al-Qur’an
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” (Ar-Raad:11)
Tentunya sudah cukup jelas bahwa sebagai manusia kita diberi kewajiban untuk berusaha. Nah untuk masalah berhasil atau tidak tentu saja itu sudah diluar kemampuan kita. Jadi biarlah Allah yang akan menentukan hasilnya nanti.
Berusaha, adalah hal yang bisa kita lakukan disetiap kesempatan yang kita temui. Jangan berfikir bahwa “aku harus mendapatkan kesempatan ini” tapi berfikirlah “apa yang sudah aku lakukan untuk mendapatkan kesempatan ini”. Tujuan utamanya adalah bagaimana kita memaksimalkan diri kita karena keberhasilan kan tidak selalu dilihat dari hasil akhir, tapi juga proses yang kita lakukan.
Menjadi peka terhadap kesempatan-kesempatan yang mungkin lewat dalam kehidupan kita adalah syarat mutlak yang harus kita lakukan. Karena perbedaan antara orang sukses atau tidak, menurut saya terletak dari bagaimana dia bisa jeli melihat lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu jangan buru-buru untuk melewatkan begitu saja kesempatan yang ada didepan mata kita sebelum kita berpikir panjang tentang “apa ini kesempatan yang layak atau tidak untuk kita ambil”.
It’s just theory, but theory is a baseline of our behavior. Like me now, ya aku sedang melihat kesempatan untuk mendaftar beasiswa ke luar negeri saat ini, setelah aku pikir-pikir sepertinya aku memenuhi semua persyaratan awal yang diperlukan. Memang banyak sekali factor yang terkadang membuat aku berpikir untuk “leave this chance, may be later coz I don’t have confidence to take it right now. I am afraid to fail”. Pikiran-pikiran yang tentu saja selalu mengganggu. So I think that I’ll take this challenge to prove this theory. Wish me luck guys.
Categories: Cerita
Tagged: Ar-Raad:11, kesempatan, melewatkan kesempatan, opportunity
Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung, maka semuanya enggan memikul amanat itu, dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim lagi amat bodoh. (QS. al-Ahzâb: 72)
ketika kita tidak tahu apa-apa, maka yang ada hanyalah prasangka
ketika kita hanya melihat sesuatu dari sudut pandang kita, maka yang ada adalah kebodohan
ketika kita tak mencoba memahami orang lain, maka yang muncul adalah keegoisan
ketika selalu saja ada kata “aku”, “aku” dan “aku” maka yang ada adalah ketidakbersykuran
setiap orang punya permasalahannya masing-masing
bahkan untuk orang-orang yang kau anggap lebih beruntung darimu
setiap orang punya perjuangan hidupnya masing-masing
yang tak selalu harus tampak oleh matamu
setiap orang punya ujiannya masing-masing
yang harus kau yakini, walaupun tak harus menjadi saksi
kalau tahu seperti ini
lalu kenapa kita tak mencoba untuk lebih bersikap dewasa
mencoba bersikap lebih bijaksana
karena kita tak pernah tahu rahasia hidup kita
Ketika Allah SWT hendak menciptakan manusia, Allah SWT memberitahu para malaikat-Nya perihal maksud-Nya:
Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di muka bumi orang yang akan membuat kerusakan dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau? Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. al-Baqarah: 30)
untukku yang masih begitu bodoh memahami rahasia kehidupan
untukku yang masih begitu manja menjalani kehidupan
untukku yang masih perlu banyak belajar untuk mensyukuri kehidupan
untukku yang masih perlu banyak usaha untuk mencintai kehidupan
Demi jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya). Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. (QS. asy-Syams: 7-8)
Categories: Islam
Tagged: muhasabah
September 19, 2009 · 6 Comments

matahari terbit di desaku
Ni matahari yang terbit didesaku, kereeen ya subhanallah deh. Selain itu udara paginya juga masih segeerr banget hehe.

Mbahnya mau jualan ke pasar
Kalo pemandangan yang diatas ini cukup banyak ditemui di sepanjang jalan di desaku,, biasanya pagi-pagi para simbah (mbah mbah,, biasanya yang putri) suka berjalan ke pasar. Bawaan mereka macem-macem, mulai dari daun pisang, mpe besek-besek kayak di foto itu. Setelah saya amati sepertinya pemandangan seperti ini akan segera punah, karena hanya mbah-mbah aja yang masih rela berjalan beberapa kilometer buat ke pasar.

orang-orangan sawah
orang-orangan sawah masih merupakan jurus ampuh untuk mengusir para burung dan belalang pengganggu padi-padi pak tani. Hampir semua sawah punya orang-orangan sawah ini. Di desaku, biasanya setiap keluarga punya sawah. Dulu waktu aku masih anak-anak, ada tradisi yang namanya “petikan”. Setiap sawah mau dipanen harus dikasih “petikan” dulu, sejenis sesajen yang diberikan kepada Dewi Sri (Dewi Padi) sebagai ucapan terimakasih atas dijaganya padi mereka. Tentu saja ini adalah kebiasaan yang tidak bisa dibenarkan secara islam. Sepertinya tradisi ini sudah hilang.
Ya walopun banyak keterbatasan dengan tinggal didesa, tapi selama kita selalu bersyukur maka insya Allah kita akan selalu bisa melihat sisi indahnya.
Aduh jadi pengen nyanyi dulu
Desaku yang kucinta…
Pujaan hatiku…
tempat ayah dan bunda…
dan handaitaulanku…. @sing@
(to be continue…)
Categories: Cerita
Tagged: desaku, klaten, pedan, pemandangan